Cerca nel blog

sabato 15 febbraio 2020

Kerasulan Suster Wajah Kudus



Kerasulan 


Dalam tahun-tahun setelah wafatnya Ibu Pendiri, pohon yang telah ditanamnya, yaitu Kongregasi Suster-suster Wajah Kudus, terus bertumbuh dan menghasilkan buah. Kerena kesetiaan pada Karisma Kongregasi, para putrinya mulai merentangkan sayap mereka dalam bidang pendidikan dan kesehatan, terjun langsung dalam pendidikan anak-anak dan perawatan bagi yang menderita, yang dalam diri mereka terpancar Wajah Kristus yang menderita. 
Dengan begitu cepatnya, sambil menyesuaikan diri dengan permintaan-permintaan serta kebutuhan yang ada pada masa itu, para suster Wajah Kudus merentangkan sayapnya sampai ke Fratta di Oderzo (Treviso), Treviglio (Bergamo), Zibido San Giacomo (Milano), juga ke Napoli dan Vittorio Veneto, ke Santa Maria di Non (Padova), ke Casarano (Lecce), dan juga ke Belluno.
Begitupun di Roma, misi para suster semakin menemukan wajah baru: dibuka sebuah klinik spesialis di kawasan Aventino dan atu komunitas baru di alun-alun Santa Maria in Campitelli. Pada  periode setelah Konsili Vatikan II, periode  kaya akan benih baru, para suster dituntun untuk menghadapi redaksi baru Konstitusi, di bawah kesetiaan pada aspirasi Maria Pia dan pada petunjuk-petunjuk Konsili Vatikan II, memang bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, tapi akhirnya mencapai kepenuhannya pada tahun 1983.
Para suster begitu memusatkan perhatian mereka pada Sabda Tuhan :"Pergilah dan wartakan Injil kepada setiap makhluk" dan kepada kerinduan Pendiri :"Wajah Kudus Yesus yang terlukis dalam hati setiap mempelaiNya yang setia, hendaklah dibawa ke seluruh pelosok dunia.
Misi di Amerika Latin semakin bertumbuh, seturut Karisma Pendiri, secara khusus ditujukan kepada yang paling miskin dan terlupakan. Para suster mendedikasikan diri dalam bidang pendidikan, katekese, menampung "meninos de rua", remaja dan keluarga-keluarga yang bermasalah, pendampingan rohani bagi para tahanan, perawatan bagi para pecandu narkoba dan minuman keras, selain itu mereka melayani juga dalam struktur pemerintah terutama dalam kegiatan promosi keadilan dan pendampingan sosial. Di sini; Karisma Pendiri telah menemukan habitat subur dan berdaya hidup, sambil terus menyebar terutama di kalangan orang dewasa dan kaum muda.
Umat di Brasil dengan cepat menerima dan menanggapi hal yang paling esensial: Wajah Kristus hadir dalam diri setiap manusia, baik itu perempuan maupun laki-laki, terutama dalam diri mereka yang tertindas oleh dosa dan ketidakadilan. Dengan segera, mereka terjun langsung untuk bekerja di dalam bairos, dalam favelas, di antara kaum terpinggirkan, baik kecil maupun besar yang membutuhkan bantuan, dengan membawa nama "Para Sahabat Wajah Kudus", sambil bekerja sama dengan para suster membantu wajah-wajah yang menderita oleh karena berbagai kesusahan dan kemiskinan.
Di antara umat Allah di Asia Timur, Karisma diterima, diperkaya, dan mendarah daging oleh karena gaya hidup meditatif khas penduduk setempat yang tahu menghayati nilai kesederhanaan, keheningan, serta hidup berkecukupan. Semangat yang menjadi ciri khas Kongregasi dihidupi oleh para suster, baik yang yang berkebangsaan indonesia maupun italia yang berkarya di sana, dan juga dari berbagai kategori orang-orang yang bekerja bersama dengan mereka, di antaranya anak-anak sekolah, para mahasiswa/i, serta dari mereka yang tergabung dalam berbagai  kelompok paroki, dari orang dewasa yang tergabung dalam kegiatana-kegiatan paroki, dari orang miskin yang mereka kunjungi, mereka yang sakit, mereka yang berada di penjara, dan dari semua orang yang datang kepada mereka, meskipun yang berbeda keyakinan: Kristen, Muslim, dan penganut agama Hindu. Para suster, dengan karya mereka menumbuhkan semangat dialog antar umat beragama yang autentik


sabato 30 novembre 2019

Masa Adven











Corona Adven di biara CSV Koting














Liling melambangkan:
1. teranag yang mengusir kegelapan
2. sarana-sarana kebaikan yang memperkokoh persatuan umat Allah.
3. melambangkan Kristus sendiri, Sang Cahaya Sejati yang menerangi segala sesuatu.

Lilin-lilin berjumlah empat, menandakan empat minggu lamanya kita mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus pada hari Natal.
Karangan adven ini melambangkan, secara keseluruhan: persekutuan umat yang hidup dalam harapanserta kerinduan akan kedatangan Allah Putera yang akan membaharui segala yang rusak atau mati karena dosa.

sabato 7 settembre 2019

Semangat Beata M. Pia Mastena pada Anak-Anak



SEMANGAT BEATA MARIA PIA MESTENA DALAM DIRI SEKAMI DAN SEKAR PAROKI KOTING.

Sejak kehadiran para Suster Wajah Kudus di paroki Koting, para misionaris perintis telah menenamkan semangat hidup dan Spiritualitas Mastena kepada anak-anak dan remaja di paroki Koting. Semangat ini di salurkan kepada anak-anak dan remaja melalui kegiatan Sekolah Minggu waktu itu dan sekarang di kenal dengan nama SEKAMI dan SEKAR. Anak-anak begitu antusias dalam menjalankan pendidikan dan pendalaman  iman ini. Kegiatan ini memang ditangani langsung oleh para Suster Wajah Kudus. Dalam kegiatan itu selain pendalaman Kitab Suci dan ajaran Gereja juga selalu diajarkan nilai-nilai hidup dan kebajikan Beata Maria Pia Mastena.
Kegitan itu biasanya dijalankan setiap hari Minggu di Gereja paroki dan stasi. Sehingga para suster, para Postulan dan Para Aspiran diatur sesuai kebutuhan untuk melayani ketiga stasi di paroki Koting untuk memperlancar kegiatan dengan anak SEKAMI dan SEKAR. Sering kali terjadi kegiatan gabungan di salah satu stasi.
Dalam rangka pesta Beata Maria Pia Mastena tahun ini, kami mengadakan kegiatan gabungan dari ketiga stasi  bertempat di pusat Paroki Koting. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dijalankan untuk mendalami Spiritualitas dan kebajikan  pendiri yang telah mereka terima sejak masa kanak-Kanak, karena sebagian mereka pernah mengenyam pendidkan di Taman Kanak-Kanak Maria Pia Mastena.  
Apapun rangkaian kegiatan yang dijalankan, antara lain :  Pemaparan Riwayat hidup Maria Pia Mastena,  sejak masa kecil sampai mendirikan Kongregasi Wajah Kudus, Tanya jawab dan diskusi pendalaman materi, metode kerja kelompok untuk menciptakan tepuk-tepuk atau yel-yel atau lagu yang berkaitan dengan semangat dan spritualitas Mastena, setelah itu  mempresentasekan kepada teman-teman. Dari hasil presentasi kerja kelompok ini, kami melihat ternyata pemahaman anak tentang kebajikan Beata Maria Pia Mastena cukup dalam, berarti mereka mengenal dan juga menghayati dalam kehidupan mereka sebagai anak dan Remaja misioner, dan putera/puteri Mastena.
 Seluruh rangkaian kegiatan ini di akhiri dengan perayaan syukur pada pesta pendiri pada tanggal 27 Juni di taman tengan komunitas Wajah Kudus Koting yang dihadiri selain anak-anak juga anggota umat Lingkungan Koting B2, yang juga mengambil bagian dalam liturgy dan urusan konsumsi. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh P.Jhon Masnenok, SVD. Betapa bahagianya kami berada di tempat ini bersama anak-anak SEKAMI dan SEKAR serta umat sekalian yang sangat mencintai Wajah Kudus, mencintai Beata Maria Pia Mastena dan mencintai kita semua.
Semoga semangat dan Spiritualitas Beata Maria Pia Mastena tetap menjadi bagian dalam hidup dan pelayanan kita baik sebagai, Suster Wajah Kudus, juga sebagai anak dan Remaja serta bapak dan mama dalam keluarga.




                                                                        Koting, Juli 2019
                                                                   Sr. Emiliana Sepe, CSV










mercoledì 26 giugno 2019

Beata M. Pia Mastena



Sekarang ya Yesus, inilah aku: 

Aku adalah dan akan selalu milikMu. Sejak pagi sampai sore hingga malam, 

pikiranku akan beristirahat sesering ke dalam hatiMu yang mahasuci. 

Saya mau berbuat dan mempersembahkansemuanya bagi kebaikan umat 

manusia, dengan meninggalkan  diri sendiri sepenuhnya, sebagai jiwa yang 

keluar dari tubuh, dalam tanganMu yang berbelaskasih… 

aku mempersembahkan semuanya, saya adalah korbanMu, 

inilah aku Yesus, aku telah mati, mati, mati! Yesus! Yesus! Yesus! Kekasih, 

Kekasih, lembut, kuat,  kekal !                                                


Risultati immagini per beata pia mastena