Cerca nel blog

sabato 23 dicembre 2023

Natal! Surat Pendiri


Saya berharap bahwa kamu semua berkomitmen untuk merayakan Pesta Natal, 
 dengan semangat yang lebih berkobar, agar dapat membuahkan 
hasil yang sebesar-besarnya dengan anugerah surgawi yang melimpah dan agung.
 Ya, ya, semoga Bayi manis Yesus menyelimuti kalian semua dengan RohNya
 yang Ilahi dan menyalakan dalam dirimu api yang Dia telah menyalakan 
di bumi ini di dalam semua hati, secara khusus dalam hati para PengantinNya yang tercinta.								Semoga di dalam dirimu ada perlombaan akan kesucian yang sengit dengan latihan kebajikan-kebajikan luhur yang diajarkan-Nya kepada kita di kandang Betlehem, dari palungan-Nya yang diberkati. Saya harap kalian akan mengamatinya, tetapi saya juga merekomendasikan semua bermeditasi, retret, keheningan di siang hari dengan keseriusan sejati yang merupakan tanda jiwa dari orang Religius. Dan jadilah suci!

 

domenica 10 settembre 2023

Beata Maria Pia dan Ekaristi

 

 
 Betapa bahagianya setiap hari ! Betapa bahagianya setiap hari! 
Setiap hari saya menemukan Engkau dalam Ekaristi, ya Yesus,
 saya lebih beruntung daripada para murid: saya dapat menerimaMu 
dalam jiwa saya, sendirian denganMu dan hanya melakukan satu hal denganMu
Berapa banyak air mata yang telah saya tumpahkan! 
Misi saya kepada saudara-saudara selalu keras dan melelahkan. 
Tetapi Engkau telah melihat saya di pagi hari sehingga saya bisa beristirahat sepanjang 
hari di hatiMu. ( tulisan )

lunedì 5 giugno 2023

anak-anak berdoa bersama Beata M.Pia

 

BERDOA BERSAMA

MADRE MARIA PIA MASTENA

ANGELO DEI BAMBINI

 

Beata Maria Pia Mastena sangant mencintai semua orang: laki-laki, perempuan, terutama anak-anak.

Dia berusaha memberi sebuah rumah kepada mereka yang tidak memilikinya, mendidik mereka, membentuk mereka baik secara manusiawi maupun rohani sebagai Guru SD da TK.

Oleh karena dia sangat mencintai anak-anak, lembaran kecil ini, ditulis bagi mereka sebagai pedoman harian. Di sinilah terdapat kalimat-kalimat yang diambil dari tulisannya di mana Yesus menjadi pusat dari setiap pikiran, sikap, karya dan doanya.

Anak-anak yang terkasih, ketika kamu bangun pagi dan sebelum kamu pergi tidur malam, bacalah tulisan ini dari Beata Maria Pia Mastena, renungkanlah kata-katanya, mohon agar setiap hari dari hidupmu menjadi satu hari yang berharga untuk dipersembahkan kepada Yesus seperti Dia telah buat sejak kecil.

 

HARI SENIN

PAGI       Wajah  Kudus Yesus saya akan mengkontemplasikan.

MALAM     Kepada kita telah dipercayai Wajah Kudus dan kami ingin membuatNya menjadi semakim senang.

 

HARI SELASA

PAGI  Cinta kasih...pusat rohani, hati dari setiap tindakan. Ingatlah: menderita, tetapi jangan buat orang lain menderita.

MALAM Berusahalah memandang dalam setiap pribadi, siapa saja, Wajah Yesus.

HARI RABU

PAGI        Yesus berkata padamu…jiwa adalah  seperti daun rumput  kecil. Tarulah dia atas  hatiKu…akan berakar dan dia makan dariKu.  

MALAM Teruskanlah kamu berusaha untuk menjadi semakin lebih baik.

 

HARI KAMIS

PAGI  

Tiga hal yang tidak akan pernah mengambil dariku: kegembiraan untuk berdoa, untuk menderita, dan yang lain untuk selalu bersedia untuk buat baik pada sesama.

 MALAM

Yesus ada di situ dan memandang saya! TatapanNya adalah Ilahi  dan menusuk..Masuk, perhatikanlah semuanya  yang melewati dalam hati YesusKu, pandanglah selalu!

 

HARI JUMAT

PAGI Serahkanlah semuanya kepada Yesus dan berdoalah banyak.

 

 MALAM

Buatlah semua perbuatanmu, baik yang kudus, dan yang biasa..untuk menyerupai Yesus KristUS

HARI SABTU

PAGI     

Hindarilah setiap kata yang sia-sia sebab kita harus menanggunjawabkannya kepada Allah. 

MALAM

Janganlah mengeluh, tidak pernah! Selalu gembira terhadap yang dimiliki dan kepada kehendak Yesus

 

HARI MINGGU

PAGI

Ekaresti memberi hidup dan kekuatan untuk menerima penderitaan dan kesusahan…kamu akan bisa memikul peristiwa-peristiha harian kalua kamu rendah hati, lembuthati dalam teguran, lebih bersabar dalam susah, lebih berkobar dalam cinta, lebih bersedia dalam ketaatan, dalam bersyukur, lebih bermurah hati dalam pengorbanan, lebih ringan dalam penderitaan, lebih sempurna dalam semua hal.

 MALAM

Semuanya saya akan buat dengan Yesus. Kalau saya akan menulis tanganku diatur oleh Yesus. Kalau saya berhenti atau berjalan, saya selalu dengan Yesus

 

 

 

 

Yesusku, aku mencintaiMu…aku mencintaiMu!

(Beata M. Pia Mastena)